Rabu, 05 September 2012

Puisi-Untitled

kak admin , jika kakak tertarik dengan puisiku ini .. tolong untuk diposting. Thanks :)
puisi ini diibaratkan saat Tara Dupont mengenal Tatsuya Fujisawa.

Saat pertama melihatmu ..
Ku melihat suatu keindahan di dalam dirimu ..
Saat pertama ku berkenalan denganmu ..
Ada kesejukan yang kurasakan di dalam dirimu ..

Hari-hari terus berjalan ...
Bagaikan mimpi yang tiada pernah berakhir ..
Aku pun dekat denganmu ..
Tanpa seorang pun menghalanginya ..

Just You and Just You ..
Setiap hari aku selalu menunggu ..
Menunggu teleponmu ..
Kata-kata yang terlontar dari mulutmu ..
Adalah rangkaian kata yang terkirim dari surga ..

Aku tidak pernah bisa membayangkan ..
Jika engkau tidak pernah hadir di hidupku ..
Kau membuat hidupku lebih berwarna ..
Lebih indah ..
Lebih ceria dari biasanya ..

Kau adalah orang termanis yang aku punya ..
Aku ingin memilikimu ..
Seutuhnya ..
Aku terus bermimpi ..
Supaya itu terwujud ..

Aku selalu mengkhawatirkanmu ..
Jika tidak ada disampingku ..
Suatu ketika ..
Kau mengalami sedikit kecelakaan ..
Tapi aku bersyukur ...
Kau masih bisa diselamatkan ..

Engkau bagaikan bulan..
Yang menerangi hidupku ..
Kau bagaikan matahari ..
yang mencerahkan diriku ..
dan Engkau seperti pelangi ..
Yang memberiku semyuman tiada henti ..

Entah apa jadinya ..
Saat yang tidak diinginkan terjadi ...
Ternyata kau adalah saudaraku..
Bagaimana bisa kau dan aku menyatukan cinta?
Bagaimana bisa kita terus bersama sebagai kekasih?
Dan sekarang?
Kau telah berlari dari masalah ini ..
Meninggalkan aku yang terjebak dalam kebingungan ini ..

Aku dengar ..
Kau sedang dalam masa-masa kritis ...
Aku hanya bisa berdoa ..
Supaya keadaanmu membaik ..
Tetapi ..
Tuhan berkehendak lain ..
Engkau telah diambilNya ..
Dan sekarang ..
Aku hanya bisa menangis ...
dan berharap ..
Kita bisa bertemu lagi seperti keluarga ..
Di surga nanti ...

Saat-saat kehilanganmu ..
Adalah masa-masa yang kritis bagiku ..
Engkau tidak ada disampingku ..
Tidak bisa menemaniku ..
Mensupportku ..
Memberiku senyumanmu ..
Tatsuya, aku merindukanmu!
Seperti bulan merindukan bintang ..
Andaikan kau masih disini ..
Berpijak di dalam kisah kita ..

Thanks Before..
and Keep Smile to Tara ..

Rayyan

syair disurga

Melihatmu terdiam dan matamu yang terpejam membuatku sakit
mengapa napasmu terbata-bata?
Mengapa tanganmu begitu dingin?
Aku terjatuh dalam gelap saat kau pergi.
Aku menangis dalam sakit saat kau tak ada lagi.

Pelan
dan
pelan

segalanya mulai membunuhku.
Rinduku
cintaku
sakitku
sedihku

inginku marah padaNya karna tlah mengambilmu dan membiarkanku menangis sendiri.


Tuhan, mengapa kau putuskan gengaman tangan kami?
Mengapa memangilnya begitu cepat?
Mengapa tidak berikan kesempatan padaku untuk lebih banyak mengatakan CINTA padanya?
Tuhan tak bisakah Kau kembalikan dia kesisiku.
Aku pun tak pernah mengeluh dengan semuanya. Tetap mencintainya meski sakit.
Tuhan, bukakan kembali matanya
agar dia dapat melihat cahaya yg kubawa untuknya.

dan kau kasih, hanya sebatas inilah kemampuanku.
Dan andai aku tak mampu lagi bertahan.
Kuharap kau datang kesini.
Kehadapanku untuk menjemputku, kembali bersamamu.


From mrs.BIE to mr.BEE

Tatsuya

Tatsuya, kemari!
Ayo kita pergi ketaman. Kita liat pohon-pohon yang berguguran.
Sekalian aku ingin menghabiskan hari-hari hanya bersamamu.

Tatsuya...
Ayo kita pergi!

Kenapa kamu malah diam.
Ayo bangun! Jangan tutup matamu.
Kau tidak lihat? Betapa indahnya musim gugur ini.
Ayo kita mengelilingi kota Paris.
Tatsuya, kumohon...
Ayo ikut aku.
Tatsuya, buka matamu.



Tetesan air membasahi wajahku.
Aku kemudian terbangun.
Oh tidak, itu hanya mimpi.
Ku tarik nafas dalam-dalam.
Tatsuya sudah pergi, Tatsuya sudah tiada.
Kemana harus kucari Tatsuya?

Ke taman?
Tak kutemukan dia disana.
Ke apartemennya?
Tidak ada juga.

Seseorang berkata padaku:
"Tara, beberapa malaikat sudah membawa Tatsuya pergi. Kurasa, dia akan bahagia. Karena itu, kamu harus berbahagia juga. Kejarlah kebahagiaanmu, Tara."

Kuterdiam.
Malaikat? Mendengar kata itu aku lega. Aku lega karena pada akhirnya kamu berada di tempat yang seharusnya, yaitu... Surga.

Satu hal yang kurasakan sekarang adalah,
Aku merindukanmu, Tatsuya.
Tunggu aku disana.
Tunggu aku bersamamu di Surga kelak.

A poem

terkadang aku berfikir..
seandainya hidup itu bisa memilih
aku ingin sekali bahgia
aku tidak menyesal dengan keadaan yang menimpaku..
aku tidak mengeluh ataupun mengaduh akan hidupku ini

hanya saja...

aku terlalu lemah dengan keputusan ini
dengan takdir ini..

aku terlalu kecil dengan beban sebesar dan seberat ini..

mengapa aku ????

mengapa harus kami yang merasakan ini ??

jika harus berakhir dengan air mata kenapa dulu aku mengenalnya..

jika harus berakhir luka mengapa aku teramat mencintainya...

aku tidak berdaya..


ku pandangi foto itu


"Aku dan segala yang ku inginkan dalam hidupku"

nafasku tercekat tiap membaca kalimat yang kau tulis

aku tidak kuat !!!
ku remaskan tangan ke dadaku
berharap rasa sakit itu hilang
tapi sia-sia...
rasa sakit itu tetap bertahan disana..

aku berlari
menjerit

berharap kenangan-kenangan itu tidak nendapat celah untuk menyusup kedalam otakku


"Mengapa tak kau ajak adik mu ini ke surga ???!!!!" isak tara pilu